Kamis, 27 Agustus 2015

celoteh Joe Acek's


Diam
Merintih
Tertunduk
Membisu seribu bahasa
Keheningan Mencekam Jiwa
Menembus dalam Relung Sukma
Menghancurkan Seluruh Ego
Membongkar rata kedirian yang
tersisa...

Aku.. aku.. aku.. aku.. aku..

Siapakah aku ini..
Bisanya selalu mengaku dan
mengaku
Bisanya selalu merasa dan merasa
Dengan sombong berdiri tegak
seolah mampu
Dengan gagah membusungkan
dada seolah kuasa
Seakan diri bisa dan merasa bisa
melakukan sesuatu
Berkarya.. mencipta.. berbuat dan
berusaha..

Hmm.. semua itu semu
Semua itu palsu
Semua itu bohong belaka..

La hawla walla quwata illa billa
Aku ini lemah ya ALLAH…
Lemah Tiada daya dan upaya..
Bahkan untuk bergerakpun ku
tiada mampu
Apalagi untuk mencipta dan
berkarya..

Sungguh yaa Allaaaaaah..
Kusadari dengan sesadar-sadarnya
kelemahan diri ini
Semua terjadi hanya karena IZINMU
yaaa ALLAAAH
Tiadalah diri ini selain Engkau
yang berkehendak dan berkuasa
Tanpa semua itu adalah
KEBOHONGAN BESAR
Tanpa semua itu adalah diri..
diri yang Tertipu..

Yaaa Allaaaaah
Dalam Kelemahan ini ku terdiam
Memuja KebesaranMU
Dalam Kefakiran ini ku tertunduk
Membersihkan KakiMU
Dalam Kehinaan ini ku tertegun
Melihat KemulianMU
Dalam Kepapaan ini ku menangis
Terpesona KebesaranMU
Dalam Kegaiban ini ku hilang
lenyap dalam Penyaksian..
La hawla walla quwata illa billa

Yaa Allaaaah..
inilah diriku yang sebenar benarnya
La hawla walla quwata illa billa
Yaa Allaaaah..
inilah aku.. aku.. aku..
Datang ke dunia sendiri tiada
memiliki apapun dalam
kelemahan..
Pulang nantipun sendiri tiada
memiliki apapun dalam
kelemahan..
Sesungguhnya Hidup di duniapun
sendiri tiada memiliki apapun
dalam kelemahan..
Mengapa.. mengapa.. begitu
bodohnya aku..
Seolah hidup Kuasa dan Memiliki
segalanya
Semua Duniawi tersimpan erat kuat
dalam hati
Padahal HATI hanya untukmu ya
ALLAH
Padahal HATI bukan untuk DUNIA
Begitu bodohnya aku selama ini ya
ALLAH
Begitu Tolol tiada menyadari
semua ini..

Diam
Merintih
Tertunduk
Membisu seribu bahasa
Keheningan Mencekam Jiwa
Menembus dalam Relung Sukma
Menghancurkan Seluruh Ego
Membongkar rata kedirian yang
tersisa
Akhirnya kumengetahui
Akhirnya kumengerti
Akhirnya kumemahami
Akhirnya kutemukan frekwensi
bathinnya
Akhirnya kutemukan frekwensi
dalam Hidup yang meliputi
La hawla walla quwata illa billa
Lemah.. lemah.. semakin lemah
tiada daya dan upaya
Lenyap.. lenyap.. akhirnya lenyap..
dan lenyaaaap
Hilang semua hanyalah sebuah
KETIADAAN yang ABADI..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar