Sabtu, 17 Desember 2016

si fakir yang hina

Rabb..

Bertapa picik dan liciknya aku
Jika aku merasa atau berkata
Bahwa aku lebih baik
Dari hamba-hamba mu yang lain...

Rabb..

Aku hanya manusia bodoh dan lemah
Serta penuh dengan dosa..
Yang mencoba untuk
Meracik bumbu-bumbu kehidupan ini..



Kamis, 13 Oktober 2016

my hearts for you



Rabb!!…

Kaulah yg terhimpun dalam cintaku..
Yang bersemayam dalan relung hatiku…
Yang menyatu dalam urat nadiku..
Yang mengalir ke seluruh darahku…
Hingga akupun tiada sadar..
Semua atas Cahaya-Mu..
Yang meliputi segalaku…

Rabb!!..

tetapkanlah cinta…
Atasku…selamanya..

permata hatiku


teruntuk bidadari kecilku...

aku sangat merindukanmu
setiap canda yang kau hadirkan
mampu hapuskan dukaku
setiap senyum yang kau suguhkan
mampu tepiskan gelap jiwaku

kau bawa cahaya baru di hatiku
dengan tangan polos dan lembutmu
kau beri warna baru di jiwaku
jiwa yang sedang di rundung sepi
namun sepi itu telah pergi
saat kau hadir di hidupku

permata kecilku....

kepakkanlah selalu sayap mungil candamu
tuk beri angin kesegaran di jiwaku
taburkanlah senyum manismu
tuk hiasi gelap hariku..

permata kecilku....

ayah bangga padamu
ayah kagum padamu
hadirmu adalah rahmatNya...

Rabu, 18 Mei 2016

kayla ku ( 1 )

Ananda...

di keheningan malam yang indah dan sunyi ayah selalu merindukan mu..

Ananda...

ketika TUHAN RABBUL ALAMIN.. menitipkan dirimu untuk ayah dan mama..

Tahukah kamu perasaan yang bahagia...!!?

ketika...
ayah dan mama..
selalu menyayangi mu
selalu memikirkan mu
selalu merindukan mu
selalu mencintai mu...

Namun akan lebih mengasyikkan saat kamu mengerti...

ketika ayah dan mama yang tidak lupa hari ulang taon mu...

Selamat bahagia ananda..
semoga diri mu menjadi 
rahmatan lil alamin...

lop u kayla ku...



Senin, 08 Februari 2016

o_0

08-02-2016

Hihihihi......

Ass... Wr...wb...


Hari cuty  tidooooorrr poll.... 

Hihihihi....

Minggu, 07 Februari 2016

RINDU... KU

Rasa ini… semakin tak tertahan…
Bayangan-Mu selalu dalam pandangan…
Hadir-Mu selalu dalam penantian..
Hati selalu tercurah.. 
Tuk merindu-MU..
Mencinta-MU…
Dalam asaku…
Tiada keinginan lagi…
Tiada cita lagi..
Tiada masa lagi..
Tiada ruang lagi..
Dalam hati…
Semua terpenuhi cinta pada-MU…
Aku sadar..
Wujud cintaku, wujud cinta-MU jua..
Wujud rinduku, Wujud rindu-Mu jua…
Wujud citaku, wujud cita-Mu jua…

Rabb... Ku....!!

Kaulah yg terhimpun dalam cintaku..
Yang bersemayam dalan relung hatiku…
Yang menyatu dalam urat nadiku..
Yang mengalir ke seluruh darahku…
Hingga akupun tiada sadar..
Semua atas Cahaya-Mu..
Yang meliputi segalaku…

Rabb.. Ku..!!..

tetapkanlah cinta…
Atasku…selamanya..

Kamis, 04 Februari 2016

ISMU AL AZHOM


Dengan nama allah swt yang paling mulya, bila di ucapkan dalam do'a
Dia akan Mengabulkannya


Buraidah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. 
mendengar seseorang mengucapkan 

“Inni as`aluka bi anni asyhadu annaka antallahu, laa ilaha illa anta, al ahadu ash shamadu al ladzi lam yalid wa lam yulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad”

artinya: 

“Ya, Allah! Aku meminta dengan perantara bahwa aku bersaksi sesungguhnya Engkau adalah Tuhan, tiada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Engkau. Engkau-lah Tuhan Yang Maha Esa, Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

Maka Rasulullah Saw. berkata, 
‘Sungguh engkau telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung, jika meminta dengan nama ini pasti diberi dan jika berdo’a dengan nama ini pasti dikabulkan.” 

[ HR. Abu Dawud (1493), At Tirmidzi (3475) dan Al Hakim, dia berkata, “Hadits ini shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim.” ]


Sa’ad bin Malik ra. berkata,
“Suatu ketika Nabi Saw. 
melewati Ibnu ‘Ayasy Az Zurqi yang sedang berdo’a dengan do’a berikut,

“Allahumma inni as`aluka bi`anna lakal hamdu laa ilaha illa anta, ya hanan, ya mannan, ya badi’us samaawati wal ardhi, ya dzal jalaali wal ikrami”,

artinya: 

“Ya, Allah! Sesungguhnya aku memintamu dengan perantara bahwa segala puji adalah kepunyaan-Mu, tiada Tuhan selain Engkau. Wahai, Dzat Yang Maha Pengasih! Wahai, Dzat Yang Maha Pemurah! Wahai, Engkau Pencipta langit dan bumi! Wahai, Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Maka Rasulullah Saw. 
berkata, “Sungguh dia telah berdo’a dengan nama-Nya yang paling agung, jika dia berdo’a dengan nama itu pasti dikabulkan dan apabila dia meminta dengan nama itu pasti Allah beri .” 

[ HR. At Tirmidzi (3475). Dia berkata, “Hadits hasan.” Abu Dawud juga meriwayatkan hadits ini pada hadits nomor: (1493) ]

Ibnu Abbas ra. meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw., 
“Wahai, Rasulullah... 
Adakah do’a yang tidak ditolak?” Rasulullah Saw. menjawab, 
“Benar, ada. 
Ucapkanlah do’a berikut , 

“As`aluka bismika al a’la, al ‘azzu, al ajal, al akram”,

(artinya: 

“Ya, Allah! Aku meminta kepada-Mu dengan nama-Mu Yang Maha Tinggi, Maha Perkasa, Maha Agung lagi Maha Mulia).” 


[ HR. Ath Thabrani dalam
Al Mu’jam Al Kabir (11/360) dan dalam Al Mu’jam Al Ausath
(2/178) ]

Sa’ad bin Malik ra. berkata,
“ Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda, 
“Maukah kalian aku tunjukkan nama Allah Yang Paling Agung, jika berdo’a dengan nama tersebut niscaya dikabulkan dan apabila meminta dengan nama tersebut pasti diberi? Itulah do’a yang diucapkan Nabi Yunus as. ketika dia menyeru dengan do’a ini dalam gelapnya perut ikan , 

“Laa ilaha illa anta subhanaka innii kuntu minadz dzalimin,”
(artinya: “
Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.")

Maka seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw, “Wahai, Rasulullah! Apakah do’a ini khusus untuk Yunus saja atau untuk semua orang mukmin?” Jawab Rasulullah, “Tidakkah engkau mendengar firman Allah Swt. , “Maka Kami telah memperkenankan do'anya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” 

[QS. Al Anbiyaa`: 88]

Siapa saja dari orang mukmin yang mengucapkan do’a ini dalam sakitnya, walaupun ia sakit sebanyak empat puluh kali, kemudian dia mati dalam sakitnya itu, maka ia mendapatkan pahala orang syahid dan jika dia sembuh, maka ia sembuh dengan diampuni dosanya.” 

[HR. Al Hakim (1/506)]

Anas bin Malik ra. berkata,
“ Suatu ketika aku duduk bersama Rasulullah Saw. 
Di dekat kami ada seorang laki-laki sedang berdiri menjalankan shalat, kemudian ruku’, sujud dan seterusnya, pada waktu tasyahud akhir dia berdo’a, dengan do’a berikut , 

“Allahumma inni as`aluka bi`anna lakal hamdu, laa ilaaha illa anta al mannan, badi’us samawati wal ardhi, dzal jalali wal ikram, ya hayyu ya qayyum, inni as`aluka”,

artinya: 

“Ya, Allah! aku meminta kepada-Mu dengan segala pujian yang Engkau miliki, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau Maha Pemberi, Pencipta langit dan bumi, Pemilik kebesaran dan keagungan. Wahai, Dzat Yang Maha hidup lagi Mengurus makhluk-nya, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu.”)

Maka Rasulullah Saw. 
berkata, 
“Tahukah kalian do’a yang barusan dia ucapkan?” Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu dari kami.” Jawab Rasul, “Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam kuasa-Nya! Sungguh dia telah berdo’a dengan nama-Nya yang Paling Agung, jika dia berdo’a dengannya, Allah mengabulkannya dan jika dia meminta dengannya, Allah memberinya .” 

[ Sanadnya hasan. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya, Abu Dawud (1493) dan At Tirmidzi (3475) ]