Kamis, 04 Februari 2016

ISMU AL AZHOM


Dengan nama allah swt yang paling mulya, bila di ucapkan dalam do'a
Dia akan Mengabulkannya


Buraidah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. 
mendengar seseorang mengucapkan 

“Inni as`aluka bi anni asyhadu annaka antallahu, laa ilaha illa anta, al ahadu ash shamadu al ladzi lam yalid wa lam yulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad”

artinya: 

“Ya, Allah! Aku meminta dengan perantara bahwa aku bersaksi sesungguhnya Engkau adalah Tuhan, tiada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Engkau. Engkau-lah Tuhan Yang Maha Esa, Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

Maka Rasulullah Saw. berkata, 
‘Sungguh engkau telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung, jika meminta dengan nama ini pasti diberi dan jika berdo’a dengan nama ini pasti dikabulkan.” 

[ HR. Abu Dawud (1493), At Tirmidzi (3475) dan Al Hakim, dia berkata, “Hadits ini shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim.” ]


Sa’ad bin Malik ra. berkata,
“Suatu ketika Nabi Saw. 
melewati Ibnu ‘Ayasy Az Zurqi yang sedang berdo’a dengan do’a berikut,

“Allahumma inni as`aluka bi`anna lakal hamdu laa ilaha illa anta, ya hanan, ya mannan, ya badi’us samaawati wal ardhi, ya dzal jalaali wal ikrami”,

artinya: 

“Ya, Allah! Sesungguhnya aku memintamu dengan perantara bahwa segala puji adalah kepunyaan-Mu, tiada Tuhan selain Engkau. Wahai, Dzat Yang Maha Pengasih! Wahai, Dzat Yang Maha Pemurah! Wahai, Engkau Pencipta langit dan bumi! Wahai, Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Maka Rasulullah Saw. 
berkata, “Sungguh dia telah berdo’a dengan nama-Nya yang paling agung, jika dia berdo’a dengan nama itu pasti dikabulkan dan apabila dia meminta dengan nama itu pasti Allah beri .” 

[ HR. At Tirmidzi (3475). Dia berkata, “Hadits hasan.” Abu Dawud juga meriwayatkan hadits ini pada hadits nomor: (1493) ]

Ibnu Abbas ra. meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw., 
“Wahai, Rasulullah... 
Adakah do’a yang tidak ditolak?” Rasulullah Saw. menjawab, 
“Benar, ada. 
Ucapkanlah do’a berikut , 

“As`aluka bismika al a’la, al ‘azzu, al ajal, al akram”,

(artinya: 

“Ya, Allah! Aku meminta kepada-Mu dengan nama-Mu Yang Maha Tinggi, Maha Perkasa, Maha Agung lagi Maha Mulia).” 


[ HR. Ath Thabrani dalam
Al Mu’jam Al Kabir (11/360) dan dalam Al Mu’jam Al Ausath
(2/178) ]

Sa’ad bin Malik ra. berkata,
“ Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda, 
“Maukah kalian aku tunjukkan nama Allah Yang Paling Agung, jika berdo’a dengan nama tersebut niscaya dikabulkan dan apabila meminta dengan nama tersebut pasti diberi? Itulah do’a yang diucapkan Nabi Yunus as. ketika dia menyeru dengan do’a ini dalam gelapnya perut ikan , 

“Laa ilaha illa anta subhanaka innii kuntu minadz dzalimin,”
(artinya: “
Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.")

Maka seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw, “Wahai, Rasulullah! Apakah do’a ini khusus untuk Yunus saja atau untuk semua orang mukmin?” Jawab Rasulullah, “Tidakkah engkau mendengar firman Allah Swt. , “Maka Kami telah memperkenankan do'anya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” 

[QS. Al Anbiyaa`: 88]

Siapa saja dari orang mukmin yang mengucapkan do’a ini dalam sakitnya, walaupun ia sakit sebanyak empat puluh kali, kemudian dia mati dalam sakitnya itu, maka ia mendapatkan pahala orang syahid dan jika dia sembuh, maka ia sembuh dengan diampuni dosanya.” 

[HR. Al Hakim (1/506)]

Anas bin Malik ra. berkata,
“ Suatu ketika aku duduk bersama Rasulullah Saw. 
Di dekat kami ada seorang laki-laki sedang berdiri menjalankan shalat, kemudian ruku’, sujud dan seterusnya, pada waktu tasyahud akhir dia berdo’a, dengan do’a berikut , 

“Allahumma inni as`aluka bi`anna lakal hamdu, laa ilaaha illa anta al mannan, badi’us samawati wal ardhi, dzal jalali wal ikram, ya hayyu ya qayyum, inni as`aluka”,

artinya: 

“Ya, Allah! aku meminta kepada-Mu dengan segala pujian yang Engkau miliki, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau Maha Pemberi, Pencipta langit dan bumi, Pemilik kebesaran dan keagungan. Wahai, Dzat Yang Maha hidup lagi Mengurus makhluk-nya, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu.”)

Maka Rasulullah Saw. 
berkata, 
“Tahukah kalian do’a yang barusan dia ucapkan?” Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu dari kami.” Jawab Rasul, “Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam kuasa-Nya! Sungguh dia telah berdo’a dengan nama-Nya yang Paling Agung, jika dia berdo’a dengannya, Allah mengabulkannya dan jika dia meminta dengannya, Allah memberinya .” 

[ Sanadnya hasan. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya, Abu Dawud (1493) dan At Tirmidzi (3475) ]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar